Konversi Skor TOEFL 500 setara IELTS Berapa? Ini Tabel Resminya
Dalam dunia akademis dan profesional, dua raksasa tes bahasa Inggris yang paling sering bersinggungan adalah TOEFL (Test of English as a Foreign Language) dan IELTS (International English Language Testing System). Pertanyaan yang paling sering masuk ke meja konsultasi kami di Rumah Inggris Course adalah: “Kak, kalau skor TOEFL saya 500, itu kalau di IELTS dapat berapa ya?”
Pertanyaan ini sangat krusial, terutama bagi pemburu beasiswa yang sering dihadapkan pada persyaratan ganda. Kadang universitas meminta IELTS, tapi Anda hanya punya sertifikat TOEFL, atau sebaliknya. Mengetahui konversi ini membantu Anda mengukur peluang dan strategi tanpa perlu tes ulang secara buta.
Memahami “Nilai Keramat” 500
Skor TOEFL ITP (PBT) 500 sering dianggap sebagai ambang batas psikologis. Ini adalah syarat minimal standar untuk lulus S1 di banyak universitas negeri ternama, syarat masuk BUMN, dan syarat minimal pendaftaran beasiswa dalam negeri.
Secara kemampuan, seseorang dengan skor 500 berada di level Intermediate. Mereka sudah paham tata bahasa dasar, bisa membaca teks akademis standar, namun mungkin masih kesulitan dalam percakapan yang sangat cepat atau menulis esai argumen yang kompleks.
TOEFL 500 Setara IELTS Berapa?
Berdasarkan data komparasi standar, skor TOEFL ITP 500 setara dengan IELTS Band Score 5.0 hingga 5.5.
Namun, Anda perlu berhati-hati. Konversi ini tidak selalu presisi karena perbedaan format tes. TOEFL ITP (yang umum di Indonesia) tidak menguji Speaking dan Writing, sedangkan IELTS menguji keduanya. Jadi, seseorang bisa saja mendapat TOEFL 550 (karena jago Grammar/Reading) tapi jatuh di IELTS 5.0 karena tidak bisa berbicara lancar (Speaking).
Tabel Konversi Resmi TOEFL ITP – TOEFL iBT – IELTS
Berikut adalah tabel perbandingan yang kami kompilasi untuk memudahkan Anda memetakan posisi kemampuan bahasa Inggris Anda.
| TOEFL ITP | TOEFL iBT | IELTS Band Score | Level Kemampuan (CEFR) |
|---|---|---|---|
| 600 – 677 | 100 – 120 | 7.0 – 9.0 | C1 – C2 (Proficient) |
| 550 – 599 | 79 – 99 | 6.5 | B2 (Upper Intermediate) |
| 525 – 549 | 70 – 78 | 6.0 | B2 (Upper Intermediate) |
| 500 – 524 | 61 – 69 | 5.0 – 5.5 | B1 (Intermediate) |
| 450 – 499 | 45 – 60 | 4.5 – 5.0 | B1 (Intermediate) |
| 400 – 449 | 32 – 44 | 4.0 | A2 (Elementary) |
| < 400 | < 31 | < 4.0 | A1 – A2 |
Dari tabel di atas, terlihat jelas bahwa jika Anda menargetkan beasiswa luar negeri yang biasanya meminta IELTS 6.5, maka skor TOEFL ITP 500 saja belum cukup. Anda harus berada di level TOEFL 550 ke atas untuk merasa aman setara dengan IELTS 6.5.
Mengapa Konversi Sering Meleset?
Kami sering melihat kasus siswa dengan TOEFL 550 tapi saat tes IELTS hanya dapat 5.0. Atau sebaliknya, siswa TOEFL 480 tapi IELTS-nya bisa 6.0. Mengapa anomali ini terjadi?
- Faktor Speaking: IELTS mewajibkan wawancara tatap muka dengan penguji. Orang Indonesia yang terbiasa belajar pasif (hanya baca buku grammar) akan kesulitan di sini, meskipun nilai TOEFL Structure-nya sempurna.
- Faktor Writing: IELTS Writing Task 2 meminta Anda menulis esai opini. TOEFL ITP hanya meminta Anda mengenali kalimat salah. Keterampilan memproduksi bahasa (productive skill) jauh lebih sulit daripada sekadar mengenali (receptive skill).
- Aksen: TOEFL menggunakan aksen Amerika Utara yang standar. IELTS menggunakan berbagai aksen (British, Australian, New Zealand) yang mungkin asing bagi telinga yang terbiasa nonton film Hollywood saja.
Strategi: Pindah Haluan atau Bertahan?
Jika target kampus Anda menerima keduanya, mana yang harus dipilih?
- Pilih TOEFL ITP jika: Anda kuat di Grammar dan Reading, tapi pemalu atau gugup saat berbicara. Anda lebih suka tipe soal pilihan ganda. Kami di Rumah Inggris Course memiliki metode drill soal yang sangat efektif untuk tipe siswa seperti ini.
- Pilih IELTS jika: Anda merasa Grammar Anda berantakan tapi Anda sangat percaya diri berbicara (cas-cis-cus). IELTS lebih “memaafkan” kesalahan gramatikal kecil asalkan komunikasi lancar, dibanding TOEFL ITP yang “hitam-putih” soal grammar.
Kesimpulan
Mengetahui bahwa TOEFL 500 setara dengan IELTS 5.0-5.5 adalah langkah awal untuk menyusun strategi. Jangan terlena dengan skor TOEFL 500 jika tujuan Anda adalah Eropa atau Australia yang mematok standar tinggi.
Namun, jika syarat instansi hanya meminta “Setara TOEFL 500”, maka Anda sudah berada di jalur yang aman. Apapun pilihan tes Anda, baik itu mengejar sertifikat tes TOEFL ataupun persiapan IELTS, kuncinya adalah latihan yang terarah dan konsisten. Pahami format tesnya, kenali kelemahan diri, dan pilih medan perang yang paling menguntungkan potensi Anda.
