Jebakan Subject-Verb Agreement yang Paling Sering Salah Dijawab
Dalam semesta grammar TOEFL, Subject-Verb Agreement adalah hukum dasar yang absolut. Prinsipnya terdengar sangat sederhana yaitu subjek tunggal (singular) menggunakan kata kerja tunggal, dan subjek jamak (plural) menggunakan kata kerja jamak. Namun, mengapa materi ini menjadi salah satu penyumbang kesalahan terbesar pada sesi Structure and Written Expression?
Jawabannya terletak pada “distraksi”. Pembuat soal TOEFL sangat ahli menyisipkan kata-kata pengecoh di antara Subjek dan Verb. Akibatnya, mata peserta tes sering kali tertipu melihat kata benda yang salah sebagai subjek.
Kami di Rumah Inggris Course sering mengingatkan siswa bahwa dalam kalimat bahasa Inggris akademik, subjek dan predikat tidak selalu duduk berdampingan dengan manis. Ada jarak yang memisahkan mereka, dan di situlah jebakan terpasang.
Jebakan 1: Prepositional Phrases (Frasa Kata Depan)
Ini adalah musuh utama ketelitian. Prepositional phrase adalah rangkaian kata yang diawali oleh preposisi (seperti of, in, at, on, with, for). Ingat aturan ini: Objek dari preposisi tidak akan pernah menjadi Subjek kalimat.
Perhatikan contoh jebakan berikut:
- The keys to the door is on the table. (SALAH)
Banyak peserta memilih “is” karena melihat kata “door” (tunggal) yang berada persis sebelum kata kerja. Padahal, subjek aslinya adalah “The keys” (jamak). “To the door” hanyalah keterangan tambahan.
Kalimat yang benar adalah:
- The keys to the door are on the table. (BENAR)
Saat mengerjakan tes TOEFL, biasakan untuk mencoret atau mengabaikan secara mental semua kata yang berada di dalam frasa preposisi agar Anda bisa melihat subjek aslinya dengan jernih.
Jebakan 2: Expressions of Quantity
Aturan agreement menjadi sedikit unik ketika kita bertemu dengan ekspresi kuantitas seperti all of, some of, half of, atau most of. Pada kasus ini, subjek ditentukan oleh kata benda yang terletak setelah preposisi “of”.
Ini adalah pengecualian dari aturan pertama di atas. Perhatikan perbedaannya:
- Some of the book was interesting. (Karena “book” tunggal, maka verb-nya tunggal).
- Some of the books were interesting. (Karena “books” jamak, maka verb-nya jamak).
Jebakan ini sering muncul dengan kata benda yang tidak bisa dihitung (uncountable noun) seperti information, water, furniture. Ingat bahwa uncountable noun selalu dianggap tunggal. Jadi, All of the information is correct, bukan are.
Jebakan 3: Inverted Sentences (Kalimat Terbalik)
Normalnya, subjek muncul sebelum verb. Namun, dalam bahasa Inggris, ada kondisi tertentu di mana verb muncul duluan. Kasus paling umum adalah pada kalimat yang diawali dengan penunjuk tempat (Place Expressions) atau kata “There”.
Contoh jebakan:
- Behind the house was the bicycles. (SALAH)
Peserta sering mengira “house” adalah subjek. Padahal subjeknya adalah “the bicycles” yang letaknya di belakang. Karena “bicycles” jamak, maka verb harusnya jamak.
Kalimat yang benar:
- Behind the house were the bicycles.
Sebagai lembaga TOEFL resmi, kami melihat pola ini sering memakan korban di soal nomor 11-15 pada sesi Structure. Kuncinya, jika kalimat diawali kata keterangan tempat, lihatlah ke belakang verb untuk menemukan subjek sejatinya.
Tabel Panduan Cepat Agreement
Untuk mempermudah analisis Anda saat ujian, berikut adalah tabel ringkasan kata-kata yang sering memicu kebingungan singular/plural.
| Kategori | Kata Kunci | Status Verb | Contoh |
|---|---|---|---|
| Indefinite Pronouns | Everybody, Everyone, Each, Every, Any | Selalu Tunggal | Every student has a book. |
| Correlative | Neither… nor… / Either… or… | Ikut Subjek Terdekat | Neither John nor his friends are going. |
| Collective Nouns | Team, Family, Class, Committee | Umumnya Tunggal* | The team is winning. |
| Gerunds | V-ing sebagai subjek | Selalu Tunggal | Reading books is fun. |
*Catatan: Collective nouns bisa jamak jika anggota kelompok bertindak secara individual, namun di TOEFL umumnya dianggap tunggal sebagai satu kesatuan.
Jebakan 4: Appositives (Keterangan Tambahan)
Appositive adalah frasa yang menjelaskan kata benda di depannya, biasanya diapit oleh dua tanda koma. Appositive bukan subjek. Jangan biarkan jumlah benda di dalam appositive memengaruhi keputusan Anda memilih verb.
Contoh:
- My brother, along with his three friends, are coming. (SALAH)
- My brother, along with his three friends, is coming. (BENAR)
Meskipun ada “three friends”, subjek utamanya tetap “My brother” (tunggal). Frasa di antara koma hanyalah pemanis yang bisa Anda buang saat menganalisis struktur inti kalimat.
Kesimpulan
Menaklukkan soal Subject-Verb Agreement bukan tentang menghafal ribuan kata kerja, melainkan tentang kemampuan membedah anatomi kalimat. Anda harus menjadi “ahli bedah” yang bisa memisahkan mana daging (subjek inti) dan mana lemak (frasa pengecoh).
Ketelitian adalah segalanya. Jangan terburu-buru memilih jawaban hanya karena “terdengar enak” di telinga. Analisis strukturnya, identifikasi jebakannya, baru tentukan jawabannya. Kebiasaan menganalisis detail seperti ini juga dilatih secara intensif di Rumah Inggris Course untuk memastikan siswa siap menghadapi variasi soal tersulit sekalipun.
Jika Anda bisa menghindari jebakan-jebakan klasik ini, skor TOEFL Anda pasti akan meningkat signifikan. Pastikan fondasi grammar Anda kuat sebelum melangkah ke materi yang lebih rumit.
