Daftar Idiom Bahasa Inggris yang Sering Keluar di Listening TOEFL Part A

Daftar Idiom Bahasa Inggris yang Sering Keluar di Listening TOEFL Part A

daftar idiom bahasa inggris

Listening Comprehension pada tes TOEFL sering menjadi momok bagi peserta. Bagian ini menuntut ketajaman pendengaran dan pemahaman konteks yang cepat. Salah satu tantangan terbesar di Part A (Short Dialogues) adalah penggunaan idiom.

Banyak peserta terjebak menerjemahkan kata per kata. Padahal, idiom memiliki makna tersirat yang jauh berbeda dari makna harfiahnya. Kami akan membedah idiom apa saja yang wajib Anda kuasai untuk menaklukkan sesi ini.

Pentingnya Menguasai Idiom dalam TOEFL

Part A biasanya berisi percakapan pendek antara dua orang. Seringkali, kunci jawaban terletak pada respon pembicara kedua. Pembicara kedua ini kerap menggunakan ekspresi idiomatik untuk menyampaikan persetujuan, penolakan, atau ketidakpastian.

Jika Anda tidak memahami idiom tersebut, Anda akan kesulitan memilih opsi jawaban yang tepat. Di Rumah Inggris Course, kami selalu menekankan bahwa menghafal idiom bukan sekadar menambah kosakata, melainkan memahami budaya dan konteks percakapan akademis Amerika.

Sebagai lembaga kursus bahasa Inggris yang berfokus pada kualitas, kami melihat pola bahwa idiom yang muncul sebenarnya berputar pada tema kehidupan kampus, perpustakaan, dan situasi sosial sehari-hari.

Kategori Idiom yang Sering Muncul

Agar lebih mudah dipelajari, kami mengelompokkan idiom berdasarkan fungsinya dalam percakapan.

1. Idiom Menunjukkan Persetujuan (Agreement)

Dalam soal TOEFL, Anda sering mendengar seseorang memberikan ide dan lawan bicaranya setuju. Perhatikan ekspresi berikut:

  • You can say that again: Ini bukan menyuruh mengulang, melainkan tanda setuju sepenuhnya.
  • I’ll say: Artinya “Saya sangat setuju”.
  • I couldn’t agree more: Saya sangat setuju (tidak bisa lebih setuju lagi).
  • Who wouldn’t?: Pertanyaan retoris yang berarti semua orang pasti setuju.

2. Idiom Terkait Kesulitan atau Masalah

Tema kesulitan akademik atau masalah sehari-hari sangat umum. Berikut daftarnya:

  • In hot water: Sedang dalam masalah besar.
  • In over one’s head: Terlalu sulit untuk ditangani sendiri.
  • Bite off more than one can chew: Mengambil tanggung jawab melebihi kemampuan.
  • Run out of time: Kehabisan waktu.

3. Idiom Tentang Keraguan atau Ketidakpastian

Seringkali pembicara tidak yakin dengan jawabannya.

  • Up in the air: Belum diputuskan atau masih menggantung.
  • On the fence: Belum bisa memilih antara dua pilihan.
  • Beats me: Saya tidak tahu sama sekali.

Tabel Idiom Populer dan Maknanya

Berikut adalah tabel referensi cepat untuk idiom yang memiliki frekuensi kemunculan tinggi di soal-soal latihan kami:

IdiomMakna SebenarnyaContoh Konteks Soal
Call it a dayBerhenti bekerja/belajarMahasiswa lelah belajar di perpustakaan.
Piece of cakeSangat mudahMengomentari soal ujian yang gampang.
Hit the booksBelajar dengan giatPersiapan menghadapi final exam.
Drop byMampir sebentarMengunjungi dosen atau teman.
Get along withAkur/berhubungan baikHubungan dengan teman sekamar (roommate).
Keep an eye onMengawasi/menjagaMenitipkan barang saat di kantin.
Lend a handMembantuMembantu teman pindahan atau membawa buku.

Strategi Menjawab Soal Idiom

Mengetahui arti saja tidak cukup. Anda perlu strategi jitu saat menghadapi audio yang diputar hanya satu kali.

Fokus pada Pembicara Kedua

Kunci jawaban 80% ada di pembicara kedua. Jika pembicara pertama mengeluh soal ujian yang sulit dan pembicara kedua berkata “Tell me about it!”, jangan artikan secara harfiah. Itu berarti dia setuju bahwa ujiannya memang sulit. Opsi jawaban yang benar biasanya berupa parafrase dari idiom tersebut.

Hindari Bunyi yang Sama (Similar Sound)

Ini adalah jebakan klasik. Jika Anda mendengar kata “hand” dalam idiom “lend a hand”, hindari jawaban yang memuat kata “hand” atau “handshake”. Pilihlah jawaban yang bermakna “help” atau “assist”. Pembuat soal sengaja mengecoh pendengaran Anda dengan bunyi yang mirip.

Kami sebagai lembaga TOEFL resmi sering menemukan siswa yang skornya stagnan karena terus terjebak pada distractor (pengecoh) semacam ini.

Perhatikan Nada Suara

Intonasi bisa mengubah makna. Kata “Really?” dengan nada datar berarti bertanya, tapi dengan nada tinggi dan penekanan bisa berarti ketidakpercayaan atau sindiran. Latihlah kepekaan telinga Anda terhadap intonasi emosional pembicara.

Latihan Kontekstual

Mari kita bedah satu contoh kasus sederhana.

Audio:

  • Woman: “Are you coming to the party tonight?”
  • Man: “I’m feeling a bit under the weather.”

Pertanyaan: What does the man imply?

Analisis: Idiom “under the weather” berarti sakit atau tidak enak badan. Maka jawaban yang tepat bukanlah tentang cuaca (weather), melainkan opsi yang menyatakan “He is sick” atau “He doesn’t feel well”.

Di tes TOEFL, kecepatan berpikir seperti ini sangat krusial. Anda hanya punya waktu sekitar 10-12 detik untuk memilih jawaban sebelum soal berikutnya dimulai.

Kesimpulan

Menguasai idiom adalah investasi wajib bagi Anda yang mengejar skor TOEFL di atas 550. Mulailah dengan menghafal daftar di atas dan pahami penggunaannya dalam konteks kalimat. Jangan hanya menghafal terjemahannya saja.

Pahamilah bahwa idiom adalah jembatan untuk memahami konteks percakapan native speaker yang natural. Konsistensi latihan mendengar adalah kunci utamanya. Semoga ulasan dari Rumah Inggris Course ini membantu persiapan Anda menuju skor impian.

Leave a Reply