Perbedaan TOEFL iBT PBT dan ITP Secara Lengkap Agar Tidak Salah Pilih Tes

Perbedaan TOEFL iBT PBT dan ITP Secara Lengkap Agar Tidak Salah Pilih Tes

Perbedaan TOEFL iBT PBT dan ITP

Banyak orang yang masih merasa bingung ketika harus memenuhi persyaratan administrasi beasiswa atau pekerjaan yang meminta sertifikat TOEFL. Kebingungan ini biasanya muncul saat mereka melihat ada berbagai jenis tes yang tersedia. Anda mungkin bertanya-tanya jenis mana yang sebenarnya diminta oleh institusi tujuan Anda.

Memilih jenis tes yang salah tidak hanya membuang waktu berharga Anda tetapi juga membuang biaya yang tidak sedikit. Oleh karena itu pemahaman mendalam mengenai perbedaan setiap jenis tes sangatlah krusial sebelum Anda melakukan pendaftaran. Kami di Rumah Inggris Course sering menemui siswa yang hampir salah mengambil jenis tes karena kurangnya informasi yang valid.

Mengenal Sejarah dan Status TOEFL PBT Saat Ini

Mari kita mulai pembahasan dari jenis yang paling klasik yaitu TOEFL PBT atau Paper Based Test. Sesuai dengan namanya sistem ujian ini menggunakan media kertas dan pensil untuk mengerjakan soal. Ini adalah format asli dari tes TOEFL yang pertama kali diperkenalkan puluhan tahun lalu.

Format PBT terdiri dari tiga bagian utama yaitu Listening Comprehension, Structure and Written Expression, dan Reading Comprehension. Rentang skor untuk tes ini berkisar antara 310 hingga 677. Angka 500 atau 550 sering menjadi standar minimal untuk kelulusan di banyak universitas pada masanya.

Namun Anda perlu mengetahui fakta penting bahwa ETS (Educational Testing Service) selaku pemegang lisensi resmi telah menghentikan penyelenggaraan TOEFL PBT di sebagian besar negara di dunia termasuk Indonesia. Layanan ini secara bertahap dihapuskan dan digantikan oleh sistem yang lebih modern dan akurat. Jadi jika Anda mencari jadwal tes PBT resmi internasional saat ini kemungkinannya sangat kecil untuk menemukannya.

Memahami Apa Itu TOEFL iBT Sebagai Standar Global

Evolusi teknologi membawa perubahan besar pada sistem pengujian bahasa Inggris melalui lahirnya TOEFL iBT atau Internet Based Test. Jenis tes ini diperkenalkan untuk menggantikan PBT dan CBT (Computer Based Test). Saat ini TOEFL iBT dianggap sebagai standar emas dalam pengujian kemampuan bahasa Inggris di tingkat global.

Tes ini dilakukan sepenuhnya menggunakan komputer yang terhubung dengan jaringan internet aman ke server ETS. Materi yang diujikan jauh lebih komprehensif dibandingkan pendahulunya karena mencakup empat keterampilan bahasa sekaligus. Anda akan diuji kemampuan Reading, Listening, Speaking, dan Writing.

Hadirnya sesi Speaking dan Writing inilah yang membuat iBT menjadi momok menakutkan bagi sebagian peserta. Anda harus berbicara di depan mikrofon komputer untuk menjawab pertanyaan dan mengetik esai dalam waktu yang terbatas. Namun justru inilah yang membuat sertifikat iBT sangat bernilai. Ribuan universitas di Amerika, Eropa, dan Australia lebih memilih skor iBT karena benar-benar mencerminkan kemampuan calon mahasiswa untuk bertahan dalam lingkungan akademis berbahasa Inggris.

Skala penilaian iBT juga berbeda drastis. Skor bergerak dari angka 0 hingga 120. Setiap sesi memiliki bobot nilai maksimal 30 poin. Jika Anda mengincar beasiswa luar negeri bergengsi biasanya skor minimal yang diminta adalah sekitar 80 hingga 100.

Karakteristik TOEFL ITP yang Peringkas dan Terjangkau

Lalu bagaimana dengan TOEFL ITP? Banyak orang salah mengira bahwa ITP sama dengan PBT karena formatnya yang mirip. ITP adalah singkatan dari Institutional Testing Program. Secara fisik dan materi ujian ITP memang menggunakan format soal-soal PBT yang sudah tidak digunakan lagi untuk tes internasional.

TOEFL ITP umumnya menggunakan kertas dan pensil (meski sekarang ada versi digitalnya juga). Materi yang diujikan hanya mencakup Listening, Structure and Written Expression, dan Reading. Tidak ada sesi berbicara atau menulis esai dalam tes ini. Hal ini membuat ITP terasa lebih “mudah” bagi peserta yang lemah dalam kemampuan aktif seperti speaking.

Sifat dari tes ITP adalah institusional. Artinya sertifikat ini biasanya hanya berlaku untuk keperluan di dalam negeri atau institusi tertentu di Asia. Di Indonesia sertifikat ITP sangat populer untuk syarat sidang skripsi, pendaftaran CPNS, seleksi pegawai BUMN, atau beasiswa dalam negeri.

Kami di Rumah Inggris Course sering menyarankan siswa untuk memastikan kembali persyaratan instansi. Jika tujuannya hanya untuk syarat kelulusan universitas lokal atau melamar kerja di perusahaan nasional maka persiapan ITP sudah sangat cukup dan efisien.

Perbedaan Materi Uji dan Kemampuan yang Dinilai

Perbedaan paling mencolok antara iBT dan ITP terletak pada komponen skill yang diujikan. Pemahaman ini penting agar Anda bisa mempersiapkan strategi belajar yang tepat sasaran.

Pada TOEFL ITP Anda akan menghadapi sesi Structure and Written Expression. Bagian ini menuntut Anda untuk memiliki pemahaman tata bahasa atau grammar yang sangat kuat. Anda harus bisa menemukan kesalahan dalam kalimat dan melengkapi kalimat rumpang. Ini adalah tes kemampuan pasif yang menguji pengetahuan teoritis Anda tentang bahasa Inggris.

Sebaliknya TOEFL iBT tidak memiliki sesi khusus grammar. Namun bukan berarti tata bahasa tidak dinilai. Kemampuan grammar Anda dinilai secara terintegrasi saat Anda berbicara dan menulis. Penguji ingin melihat apakah Anda mampu menggunakan tata bahasa yang benar dalam komunikasi nyata bukan sekadar menghafal rumus tenses.

Selain itu sesi Listening pada iBT cenderung lebih panjang dan akademis. Anda akan mendengarkan kuliah dosen atau diskusi kampus dengan durasi yang cukup lama sebelum menjawab pertanyaan. Anda diperbolehkan mencatat (note-taking) selama sesi ini berlangsung. Hal ini berbeda dengan ITP di mana percakapannya cenderung lebih pendek dan cepat.

Perbandingan Biaya dan Masa Berlaku

Faktor biaya sering menjadi penentu utama bagi peserta dalam memilih jenis tes. Perbedaan harga antara TOEFL iBT dan ITP sangat signifikan dan perlu Anda pertimbangkan matang-matang sesuai anggaran.

Biaya untuk mengikuti tes resmi TOEFL iBT saat ini berkisar antara US$200 hingga US$220 atau setara dengan 3 juta hingga 3,5 juta Rupiah untuk satu kali tes. Harga ini sebanding dengan kompleksitas sistem dan penilaian yang melibatkan penguji manusia serta kecerdasan buatan untuk sesi speaking dan writing.

Sementara itu biaya untuk TOEFL ITP jauh lebih terjangkau. Anda biasanya hanya perlu mengeluarkan dana sekitar 500 ribu hingga 600 ribu Rupiah. Harga yang ekonomis ini membuat ITP menjadi pilihan favorit bagi mahasiswa dan pencari kerja di Indonesia yang belum membutuhkan sertifikasi tingkat global.

Meskipun berbeda harga masa berlaku kedua sertifikat ini sama. Baik sertifikat TOEFL iBT maupun ITP berlaku selama dua tahun sejak tanggal tes. Setelah periode tersebut kedaluwarsa nilai Anda tidak lagi valid dan Anda harus melakukan tes ulang jika ingin menggunakannya.

Tabel Perbandingan Singkat Jenis TOEFL

Untuk memudahkan Anda memetakan perbedaan di antara ketiganya simak tabel ringkasan berikut ini.

Aspek PembedaTOEFL PBT (Paper Based)TOEFL iBT (Internet Based)TOEFL ITP (Institutional)
Media TesKertas dan PensilKomputer dan InternetKertas/Komputer (Lokal)
KeterampilanListening, Structure, ReadingReading, Listening, Speaking, WritingListening, Structure, Reading
Rentang Skor310 – 6770 – 120310 – 677
KetersediaanSangat Langka / DihentikanTersedia GlobalTersedia di Lembaga Bahasa
BiayaTinggi (± Rp3,4 Juta)Terjangkau (± Rp550 Ribu)
PenggunaanBeasiswa Luar Negeri, Visa, Kerja GlobalCPNS, BUMN, Wisuda, Beasiswa Lokal

Mana yang Sebaiknya Anda Ambil untuk Karir dan Studi

Keputusan akhir ada di tangan Anda dan tujuan spesifik yang ingin Anda capai. Kesalahan memilih tes bisa berakibat fatal pada lamaran Anda.

Anda wajib mengambil TOEFL iBT jika tujuan Anda adalah mendaftar ke universitas di Amerika Serikat, Inggris, Kanada, atau Australia. Program beasiswa bergengsi seperti Fulbright atau AAS umumnya mewajibkan skor iBT atau IELTS. Selain itu perusahaan multinasional yang menempatkan karyawan di luar negeri juga lebih mempercayai skor iBT karena membuktikan kemampuan komunikasi aktif.

Sebaliknya Anda cukup mengambil TOEFL ITP jika target Anda adalah beasiswa LPDP (untuk tujuan dalam negeri), persyaratan administrasi CPNS, rekrutmen BUMN, atau syarat sidang skripsi dan tesis di kampus Indonesia. Tes ini lebih ramah di kantong dan fokus pada kemampuan pasif yang lebih mudah dipelajari dalam waktu singkat.

Persiapan Menghadapi Tes Bersama Rumah Inggris Course

Apapun jenis tes yang akhirnya Anda pilih satu hal yang pasti adalah Anda tidak bisa menghadapinya tanpa persiapan. Skor TOEFL bukan sekadar angka keberuntungan melainkan hasil dari pemahaman bahasa dan strategi menjawab soal. Banyak peserta gagal mencapai target skor bukan karena tidak pintar bahasa Inggris tetapi karena tidak paham pola soal yang menjebak.

Sebagai lembaga pendidikan bahasa yang terpercaya Rumah Inggris Course menyediakan program persiapan intensif untuk berbagai jenis ujian kemahiran bahasa. Kami memahami bahwa setiap siswa memiliki titik lemah yang berbeda.

Jika Anda membidik skor tinggi untuk ITP instruktur kami akan membedah ribuan pola soal Structure yang sering muncul sehingga Anda bisa menjawab dengan cepat dan tepat. Bagi Anda yang berjuang menaklukkan iBT kami memiliki metode khusus untuk melatih kepercayaan diri Anda dalam sesi Speaking dan teknik Writing yang akademis.

Jangan biarkan biaya tes yang mahal terbuang percuma karena gagal mencapai passing grade. Investasikan waktu Anda untuk belajar strategi yang benar bersama kami. Anda bisa melihat program lengkap kami di website resmi Rumah Inggris Course atau berkonsultasi langsung mengenai kebutuhan tes TOEFL Anda. Kami siap membantu Anda meraih skor impian.

Kesimpulan

Memahami perbedaan TOEFL iBT, PBT, dan ITP adalah langkah awal yang krusial dalam perjalanan akademis dan karir Anda. PBT sudah menjadi sejarah, iBT adalah raja untuk keperluan internasional, dan ITP adalah solusi praktis untuk keperluan domestik.

Pastikan Anda membaca persyaratan dari institusi tujuan dengan teliti sebelum mendaftar tes. Persiapan yang matang dan pemilihan jenis tes yang tepat akan memuluskan jalan Anda meraih masa depan yang gemilang.

Leave a Reply