Kumpulan Pertanyaan Paling Sering Keluar di Setiap Section TOEFL ITP
Mendapatkan skor tinggi dalam TOEFL ITP seringkali menjadi syarat mutlak bagi Anda yang ingin mengejar beasiswa atau melamar kerja di perusahaan multinasional. Sayangnya banyak peserta tes gagal bukan karena kemampuan bahasa Inggris yang buruk tetapi karena ketidaktahuan mereka terhadap pola soal yang diujikan. Anda harus memahami bahwa ETS (Educational Testing Service) memiliki pola berulang yang sebenarnya bisa kita petakan jika Anda jeli melihatnya dari sudut pandang seorang ahli.
Kami di Rumah Inggris Course telah menganalisis ribuan butir soal selama bertahun-tahun dan menemukan sebuah pola konsisten. Memahami jenis pertanyaan yang sering muncul akan memangkas waktu berpikir Anda saat ujian berlangsung. Anda tidak perlu lagi menebak-nebak arah pertanyaan karena otak Anda sudah terprogram untuk mengenali “jebakan” dan “petunjuk” yang narator atau pembuat soal berikan.
Pola Pertanyaan Listening Comprehension (Section 1)
Bagian Listening Comprehension menuntut konsentrasi tinggi karena audio hanya diputar satu kali. Pada Part A atau Short Dialogues pertanyaan yang paling mendominasi adalah tentang implikasi atau makna tersirat. Narator sering menanyakan “What does the man imply?” atau “What does the woman mean?”. Kunci menjawab soal ini terletak pada pembicara kedua. Biasanya pembicara kedua memberikan respon yang mengandung idiom atau kalimat pengandaian yang memutarbalikkan logika kalimat pertama.
Anda juga akan sering menemui jenis pertanyaan mengenai saran atau suggestion. Frasa seperti “Why not…” atau “You should…” sering muncul dalam dialog. Namun pertanyaan yang keluar biasanya tidak menanyakan kata-kata tersebut secara langsung. Narator akan bertanya “What does the man suggest the woman do?”. Di sini Anda harus sigap menangkap inti saran tersebut tanpa terjebak pada detail pembuka percakapan yang seringkali hanya berupa basa-basi.
Selain itu pertanyaan mengenai lokasi dan profesi juga memiliki frekuensi kemunculan yang tinggi. Anda akan mendengar percakapan yang menggunakan kosakata spesifik terkait bidang tertentu. Misalnya kata prescription, check-up, atau symptoms yang mengarahkan jawaban pada lokasi Rumah Sakit atau profesi Dokter. Anda perlu memperkaya perbendaharaan kata terkait konteks tempat agar bisa menjawab pertanyaan “Where does this conversation probably take place?” dengan cepat dan akurat.
Untuk Part B dan C yang berupa percakapan panjang dan monolog pertanyaan tentang Main Topic atau ide pokok adalah menu wajib. Pertanyaan “What is the main topic of the talk?” biasanya bisa Anda jawab dengan mendengarkan kalimat pertama dan kedua secara seksama. Pembicara dalam tes TOEFL ITP memiliki kecenderungan akademis yang kuat sehingga struktur bicaranya sangat terorganisir. Mereka selalu meletakkan gagasan utama di awal pembicaraan sebelum masuk ke detail pendukung.
Jika Anda merasa kemampuan listening Anda sudah mumpuni namun masih ragu dengan atmosfer ujian yang sebenarnya, Anda perlu mencoba simulasi nyata. Kami menyarankan Anda untuk mengambil tes TOEFL prediksi atau resmi yang terstandarisasi. Hal ini penting untuk melatih mental Anda menghadapi tekanan waktu yang sesungguhnya sebelum hari H.
Jebakan Umum pada Structure and Written Expression (Section 2)
Section ini sering dianggap sebagai lumbung poin bagi mereka yang menguasai tata bahasa namun menjadi mimpi buruk bagi yang hanya mengandalkan feeling. Salah satu pertanyaan yang paling sering keluar adalah tentang Subject-Verb Agreement. Pembuat soal sangat gemar memisahkan Subjek dan Verb dengan frasa yang panjang atau Prepositional Phrase. Tujuannya jelas untuk mengecoh konsentrasi Anda dalam menentukan mana subjek utama dan mana kata kerjanya.
Pertanyaan seputar Appositives juga menjadi langganan dalam setiap sesi tes. Appositive adalah frasa kata benda yang menjelaskan kata benda lain dan biasanya diapit oleh dua koma. Soal seringkali menghilangkan subjek atau appositive-nya. Anda harus jeli melihat bahwa appositive bukanlah subjek kalimat. Jika Anda melihat sebuah nama diikuti koma lalu ada frasa benda dan koma lagi maka kata setelah koma kedua pastilah Verb.
Berikut adalah pola soal grammar yang wajib Anda waspadai:
| Pola Soal | Ciri-Ciri Soal | Strategi Menjawab |
|---|---|---|
| Missing Subject | Kalimat memiliki Verb tapi tidak ada Subjek di depan. | Cari kata benda atau pronoun di pilihan jawaban. Hindari prepositional phrase. |
| Missing Verb | Kalimat memiliki Subjek tapi kehilangan kata kerja utama. | Pastikan pilihan jawaban adalah Verb (bukan V-ing yang berdiri sendiri). |
| Parallel Structure | Ada kata hubung and, but, or. | Pastikan jenis kata sebelum dan sesudah kata hubung sama (Noun-Noun, Adj-Adj). |
| Comparatives | Menggunakan more than, er than, as…as. | Periksa kelengkapan pasangan komparatifnya. Jangan sampai tertukar. |
Pada bagian Written Expression atau mencari kesalahan pertanyaan tentang penggunaan Adjective dan Adverb sangat dominan. Anda sering diminta membedakan kapan harus menggunakan kata sifat dan kapan menggunakan kata keterangan. Ingatlah prinsip dasar bahwa Adjective menjelaskan Noun sedangkan Adverb menjelaskan Verb. Pembuat soal sering menukar posisi ini untuk menjebak peserta yang kurang teliti membaca konteks kalimat.
Penggunaan Passive Voice juga sering dimanipulasi dalam soal Error Analysis. Anda harus memeriksa apakah subjek melakukan pekerjaan atau dikenai pekerjaan. Jika benda mati bertemu dengan kata kerja aksi biasanya kalimat tersebut berbentuk pasif. Pastikan strukturnya mengikuti pola Be + V3. Jika Anda menemukan benda mati melakukan aksi aktif tanpa alasan yang jelas kemungkinan besar itu adalah jawaban yang salah atau error yang harus Anda pilih.
Tipe Soal Reading Comprehension yang Wajib Dikuasai (Section 3)
Membaca teks panjang dalam waktu singkat adalah tantangan utama di section terakhir ini. Pertanyaan yang PASTI keluar adalah Main Idea Question. Pertanyaan seperti “What is the topic of the passage?” atau “The passage primarily discusses…” menuntut Anda untuk menerapkan teknik skimming. Anda tidak perlu membaca keseluruhan teks. Cukup baca kalimat pertama di setiap paragraf karena di sanalah biasanya letak kalimat utama atau Topic Sentence berada.
Tipe pertanyaan kedua yang sangat sering muncul adalah Stated Detail Questions. Pertanyaan ini menanyakan informasi yang tertulis secara eksplisit dalam teks. Kata kuncinya ada pada pertanyaan itu sendiri. Tugas Anda adalah melakukan scanning untuk menemukan kata kunci tersebut di dalam teks lalu baca kalimat yang mengelilinginya. Jawaban yang benar biasanya merupakan parafrase atau penulisan ulang dari kalimat di teks dengan menggunakan sinonim.
Selanjutnya Anda akan berhadapan dengan soal Unstated Detail Questions. Cirinya menggunakan kata EXCEPT, NOT, atau LEAST. Pertanyaan ini meminta Anda mencari informasi yang TIDAK disebutkan dalam teks. Ini memakan waktu lebih banyak karena Anda harus memverifikasi tiga pilihan jawaban yang benar ada di teks untuk menemukan satu yang salah. Strategi terbaik adalah mengeliminasi pilihan yang jelas-jelas tercantum dalam bacaan.
Pertanyaan kosakata atau Vocabulary in Context juga menyumbang porsi besar dalam penilaian. Narator akan menanyakan persamaan kata dari istilah yang mungkin terdengar asing. Kuncinya jangan panik jika tidak tahu arti kata tersebut. Lihatlah konteks kalimatnya. Seringkali definisi atau petunjuk arti kata tersebut sudah tersedia di kalimat sebelum atau sesudahnya.
Kami di Rumah Inggris Course selalu menekankan kepada siswa bahwa Reading bukan tentang menerjemahkan kata per kata. Reading adalah tentang memahami logika penulis dan struktur teks. Jika Anda ingin mendalami teknik skimming dan scanning yang efektif bergabunglah bersama kami untuk mendapatkan bimbingan intensif dari para ahli bahasa.
Strategi Efektif Menjawab Soal dengan Cepat
Manajemen waktu adalah kunci keberhasilan dalam TOEFL ITP selain penguasaan materi. Anda tidak boleh terpaku pada satu soal sulit terlalu lama. Pada bagian Structure Anda idealnya hanya menghabiskan waktu kurang dari 40 detik per soal. Jika Anda tidak menemukan jawabannya segera tinggalkan dan pilih jawaban yang menurut insting Anda paling masuk akal lalu lanjut ke nomor berikutnya.
Anda harus melatih kemampuan untuk mengeliminasi jawaban yang pasti salah atau Process of Elimination. Biasanya dalam setiap soal terdapat dua pilihan jawaban yang jelas-jelas salah secara tata bahasa atau konteks. Dengan mencoret dua pilihan tersebut peluang Anda menjawab benar meningkat menjadi 50 persen. Ini jauh lebih baik daripada menebak buta dari empat pilihan jawaban.
Konsistensi latihan juga memegang peranan vital. Anda perlu membiasakan mata dan otak Anda dengan format soal TOEFL setiap hari. Semakin sering Anda melihat pola soal semakin cepat otak Anda memproses informasi dan menemukan jawabannya. Jadikan latihan soal sebagai rutinitas harian Anda menjelang hari ujian.
Kesimpulan
Membedah pola soal TOEFL ITP bukanlah hal yang mustahil jika Anda tahu di mana harus memfokuskan perhatian. Mulai dari menangkap makna tersirat di Listening, jeli melihat struktur kalimat di Structure, hingga efisien mencari ide pokok di Reading. Semua section memiliki karakteristik unik yang berulang. Penguasaan terhadap pola-pola di atas akan meningkatkan kepercayaan diri dan skor Anda secara signifikan.
Kami berharap panduan ini dapat membantu Anda menaklukkan skor impian. Persiapan yang matang tidak akan pernah mengkhianati hasil. Jika Anda membutuhkan partner belajar yang profesional dan berpengalaman untuk membedah lebih dalam materi TOEFL, Anda tahu ke mana harus melangkah. Selamat berjuang dan semoga sukses!
