Penggunaan Causative Verbs (Let, Make, Have, Get) di Soal TOEFL
Causative verbs sering menjadi “jebakan batman” bagi peserta tes TOEFL, terutama pada sesi Structure and Written Expression. Kami sering melihat siswa yang memiliki kemampuan bahasa Inggris cukup baik, namun tetap kehilangan poin di bagian ini. Penyebab utamanya sederhana. Mereka mengartikan kata-kata ini secara harfiah, bukan sebagai fungsi gramatikal yang menyuruh atau menyebabkan orang lain melakukan sesuatu.
Di Rumah Inggris Course, kami menekankan pemahaman logika kalimat sebelum menghafal rumus. Causative verbs bukan sekadar tentang arti “membuat” atau “menyuruh”. Topik ini berbicara tentang derajat paksaan dan struktur kalimat yang mengikutinya. Kesalahan kecil seperti menukar verb-ing dengan to-infinitive bisa berakibat fatal pada skor Anda. Mari kita bedah tuntas materi ini agar Anda tidak lagi menebak-nebak jawaban saat ujian.
Apa Itu Causative Verbs dan Mengapa Sering Muncul di TOEFL?
Causative verbs adalah kata kerja yang digunakan untuk menunjukkan bahwa subjek tidak melakukan tindakan secara langsung. Subjek “menyebabkan” objek lain melakukan tindakan tersebut. Dalam konteks TOEFL, penguji sangat suka menguji ketelitian Anda dalam membedakan mana kata kerja yang diikuti oleh bare infinitive (kata kerja dasar) dan mana yang wajib menggunakan to infinitive.
Ada empat pemain utama dalam materi ini yang wajib Anda kuasai di luar kepala:
- Let (Mengizinkan)
- Make (Memaksa)
- Have (Memberi tugas/wewenang)
- Get (Membujuk/Menyuruh)
Setiap kata kerja ini memiliki “pasangan” gramatikal yang berbeda. Menghafal pasangan ini adalah kunci untuk menjawab soal dalam hitungan detik.
1. Let: Memberikan Izin
Kata Let memiliki nuansa membiarkan atau memberikan izin kepada seseorang untuk melakukan sesuatu. Sifatnya tidak memaksa, lebih ke arah permission. Dalam struktur kalimat aktif, Let selalu diikuti oleh Bare Infinitive (Verb 1 murni tanpa ‘to’).
Rumus: Subject + Let + Object (Person) + Verb 1 (Bare Infinitive)
Perhatikan contoh berikut:
- My boss lets me leave the office early. (Benar)
- My boss lets me to leave the office early. (Salah)
Di soal TOEFL, Anda akan sering melihat kalimat pengecoh yang menyisipkan ‘to’ setelah objek. Jangan terkecoh. Selama kata kerjanya adalah let, buang ‘to’ tersebut.
2. Make: Unsur Paksaan yang Kuat
Kata Make dalam causative memiliki makna yang jauh lebih kuat daripada Have atau Get. Ini berarti memaksa (force). Jika Anda menggunakan Make, objek tidak memiliki pilihan lain selain melakukan tindakan tersebut. Sama seperti Let, Make juga diikuti oleh Bare Infinitive.
Rumus: Subject + Make + Object (Person) + Verb 1 (Bare Infinitive)
Contoh penggunaan:
-
- The immigration officer made the tourist show his visa.* (Petugas memaksa turis menunjukkan visanya)
- She made her son clean his room.
Sebagai lembaga yang menyelenggarakan persiapan tes TOEFL secara intensif, kami sering mengingatkan siswa bahwa Make tidak pernah diikuti oleh to infinitive dalam bentuk aktif. Ingat aturan ini baik-baik karena sering muncul di nomor-nomor awal sesi Structure.
3. Have: Memberi Wewenang atau Tanggung Jawab
Have sedikit lebih lunak daripada Make. Biasanya digunakan dalam konteks profesional atau pemberian tugas wajar. Misalnya, bos meminta sekretaris mengetik surat, atau Anda meminta mekanik memperbaiki mobil.
Disinilah tantangan sebenarnya dimulai. Have memiliki dua bentuk rumus, yaitu aktif dan pasif.
Rumus Aktif: Subject + Have + Object (Person) + Verb 1 (Bare Infinitive)
Rumus Pasif: Subject + Have + Object (Thing) + Verb 3 (Past Participle)
Tabel perbandingan untuk mempermudah pemahaman Anda:
| Tipe Kalimat | Rumus | Contoh |
|---|---|---|
| Active Causative | S + Have + Orang + V1 | I had the mechanic repair my car. |
| Passive Causative | S + Have + Benda + V3 | I had my car repaired (by the mechanic). |
Perhatikan perbedaannya. Jika setelah Have adalah orang (pelaku), gunakan V1. Jika setelah Have adalah benda (objek penderita), gunakan V3.
4. Get: Seni Membujuk
Berbeda dengan tiga saudara sebelumnya, Get adalah anak tiri dalam aturan Bare Infinitive. Get bermakna membujuk atau menyuruh seseorang melakukan sesuatu, namun strukturnya mewajibkan penggunaan To Infinitive. Ini adalah jebakan paling umum di TOEFL. Penguji tahu Anda sudah terbiasa dengan pola V1 pada Let, Make, dan Have, jadi mereka memasukkan Get untuk menguji ketelitian Anda.
Rumus Aktif: Subject + Get + Object (Person) + TO Verb 1
Rumus Pasif: Subject + Get + Object (Thing) + Verb 3 (Past Participle)
Contoh jebakan di soal:
- Salah: The teacher got the students do the homework.
- Benar: The teacher got the students to do the homework.
Jika Anda ingin mendalami materi ini lebih lanjut atau melakukan simulasi tes resmi, Anda bisa mengunjungi Rumah Inggris Course untuk mendapatkan bimbingan langsung dari para ahli.
Strategi Mengerjakan Soal Causative di TOEFL
Berdasarkan pengalaman kami menganalisis ribuan soal TOEFL, berikut adalah langkah taktis yang harus Anda ambil saat menemukan soal jenis ini:
- Identifikasi Main Verb: Lihat apakah kalimat tersebut menggunakan Let, Make, Have, atau Get.
- Cek Objek Setelahnya: Apakah objeknya orang (pelaku aktif) atau benda (objek pasif)?
- Tentukan Kata Kerja Lanjutan:
- Jika Let/Make/Have + Orang → Pilih Verb 1.
- Jika Get + Orang → Pilih To Verb 1.
- Jika Have/Get + Benda → Pilih Verb 3.
Kesimpulan
Menguasai Causative Verbs bukan hanya soal menghafal, tetapi memahami pola logika antara subjek dan objek. Dalam TOEFL, satu poin sangat berharga untuk mendongkrak skor akhir Anda. Jangan biarkan kesalahan sepele pada penggunaan Let, Make, Have, dan Get menghalangi Anda mencapai target skor impian.
Pastikan Anda sering berlatih dengan soal-soal variatif. Semakin sering Anda melihat pola ini, semakin cepat insting Anda bekerja saat ujian yang sebenarnya. Pahami rumusnya, kenali konteksnya, dan eksekusi jawabannya dengan tepat.
