Trik Cepat Mengenali Pola Kesalahan Written Expression (2 Detik Per Soal)
Bagian Structure and Written Expression dalam tes TOEFL sering kali menjadi momok bagi peserta. Anda hanya memiliki waktu 25 menit untuk mengerjakan 40 soal. Artinya, Anda punya kurang dari 40 detik untuk setiap pertanyaan. Tantangan terbesar justru terletak pada sesi Written Expression atau mencari kata yang salah dalam sebuah kalimat. Banyak peserta terjebak membaca seluruh kalimat dan mencoba menerjemahkannya ke dalam Bahasa Indonesia.
Cara tersebut justru membuang waktu berharga Anda. Kami di Rumah Inggris Course selalu menekankan bahwa TOEFL menguji tata bahasa, bukan kemampuan penerjemahan. Anda bisa menjawab soal Written Expression dengan akurat hanya dalam hitungan detik jika tahu polanya. Strategi utamanya adalah melihat struktur kalimat secara visual dan mengabaikan arti katanya untuk sementara. Mari kita bedah pola-pola kesalahan yang paling sering muncul agar Anda bisa mengidentifikasinya dengan cepat.
Jebakan Subject-Verb Agreement yang Mematikan
Pola kesalahan paling umum dan paling mudah Anda kenali adalah ketidaksesuaian antara subjek dan kata kerja. Soal TOEFL sering kali mengecoh peserta dengan menempatkan phrase panjang di antara subjek dan verb. Mata Anda harus terlatih untuk langsung melompati phrase tersebut dan menemukan subjek utamanya. Jangan terkecoh dengan kata benda yang berada tepat di depan kata kerja karena belum tentu itu subjeknya.
Anda harus waspada jika melihat Prepositional Phrase yang diawali dengan of, in, at, on, atau with di tengah kalimat. Perhatikan contoh sederhana seperti “The list of items are on the desk”. Banyak orang mengira ini benar karena items berbentuk jamak dan bertemu are. Padahal subjek aslinya adalah The list yang berbentuk tunggal. Maka kata kerja yang benar harusnya is. Kesalahan ini sangat sering muncul dan bisa Anda identifikasi dalam sekejap mata.
Selain itu, perhatikan kata-kata penunjuk jumlah yang selalu dianggap tunggal. Kata seperti every, each, anyone, everybody, dan someone wajib menggunakan kata kerja tunggal. Jika Anda melihat kalimat “Every students want to pass”, Anda bisa langsung menandainya sebagai kesalahan. Kata Every harus diikuti student (tanpa s), dan verb-nya harus wants. Ini adalah pola deadly errors yang pasti muncul di setiap tes.
Kesalahan pada Parallel Structure
Bahasa Inggris sangat menyukai keseimbangan dan kesetaraan bentuk kata. Inilah yang kita sebut dengan Parallel Structure. Pola ini biasanya muncul dalam bentuk daftar (list) yang dipisahkan oleh koma atau kata hubung seperti and, or, dan but. Jika Anda melihat deretan kata benda, maka semuanya harus benda. Jika satu menggunakan Verb-ing, maka sisanya wajib menggunakan Verb-ing.
Anda sering kali menemukan soal menjebak seperti “He likes swimming, hiking, and to run”. Sekilas kalimat ini terdengar normal bagi telinga orang Indonesia. Namun secara gramatikal, ini salah total. Kata to run merusak keseimbangan kalimat tersebut karena dua kata sebelumnya berbentuk Gerund (-ing). Jawaban yang benar seharusnya running. Anda cukup melihat pola kata sebelum dan sesudah kata hubung and untuk menjawab soal ini.
Pola paralel juga berlaku mutlak untuk Paired Conjunctions. Anda wajib menghafal pasangan abadi dalam bahasa Inggris yang tidak boleh tertukar. Pasangan tersebut meliputi:
- Both … and …
- Not only … but also …
- Either … or …
- Neither … nor …
Jika Anda melihat soal tertulis “Neither John or his friends”, Anda tidak perlu membaca sisa kalimatnya. Itu sudah pasti salah karena Neither harus berpasangan dengan nor. Mendeteksi kesalahan ini bahkan tidak membutuhkan waktu satu detik jika Anda sudah hafal pasangannya.
Penggunaan Word Form yang Tidak Tepat
TOEFL sering menguji kejelian Anda dalam membedakan fungsi kata. Kesalahan Word Form terjadi ketika sebuah kata ditempatkan pada posisi yang salah secara gramatikal. Misalnya, penggunaan kata sifat (adjective) di tempat yang seharusnya diisi oleh kata keterangan (adverb), atau kata benda (noun) yang menempati posisi kata kerja (verb).
Perhatikan akhiran kata atau suffix untuk mengenali identitas kata tersebut dengan cepat. Kata yang berakhiran -tion, -ment, -ness biasanya adalah kata benda. Kata berakhiran -ful, -ive, -ous adalah kata sifat. Sedangkan akhiran -ly umumnya menandakan kata keterangan. Jika Anda menemukan kalimat “She is a beauty woman”, Anda harus curiga. Kata woman adalah benda (noun), maka kata sebelumnya haruslah sifat (adjective) untuk menerangkan benda tersebut. Beauty adalah kata benda, jadi penggunaannya salah. Bentuk yang benar adalah beautiful.
Bagi Anda yang sedang mempersiapkan diri untuk mengejar beasiswa atau syarat kelulusan, skor TOEFL tinggi adalah harga mati. Jangan sampai kesalahan sepele pada word form menghambat impian Anda. Untuk mengukur kemampuan Anda secara akurat dan mendapatkan sertifikat yang diakui, Anda bisa mengikuti tes TOEFL resmi yang kami selenggarakan. Kami menyediakan soal-soal terstandarisasi yang akan melatih kepekaan Anda terhadap pola-pola jebakan seperti ini.
Tabel Identifikasi Pola Kesalahan Cepat
Berikut adalah rangkuman pola yang bisa Anda gunakan untuk memindai soal dengan cepat tanpa menerjemahkan:
| Jenis Kesalahan | Tanda Visual (Ciri-Ciri) | Contoh Salah | Perbaikan |
|---|---|---|---|
| Double Subject | Ada dua subjek untuk satu verb | My friend he is here. | My friend is here. |
| Article Error | A/An tidak sesuai bunyi vokal/konsonan | An university. | A university. |
| Pronoun Error | Kata ganti tidak cocok dengan benda | The boys lost his bags. | The boys lost their bags. |
| Redundancy | Penggunaan dua kata bermakna sama | Return back, Advance forward. | Return, Advance. |
| Comparative | Bentuk komparatif ganda | More better, Most cleverest. | Better, Cleverest. |
Jebakan Redundancy dan Word Choice
Pembuat soal TOEFL juga gemar menguji efisiensi bahasa melalui soal Redundancy. Ini adalah penggunaan kata yang berlebihan dan mubazir. Dalam Bahasa Indonesia, kita mungkin terbiasa mengatakan “maju ke depan” atau “naik ke atas”. Namun dalam Written Expression TOEFL, frasa seperti advance forward, proceed forward, return back, atau repeat again dianggap salah mutlak.
Jika Anda menemukan kata same dalam kalimat, pastikan ia didahului oleh the dan diikuti oleh as. Pola the same as adalah paket lengkap. Kesalahan sering terjadi ketika soal menuliskan the same to atau same as tanpa the. Ketelitian mata Anda sangat kami uji di sini. Anda tidak perlu memahami konteks kalimat ilmiah yang rumit untuk menyadari bahwa repeat again adalah pemborosan kata. Cukup coret opsi tersebut dan Anda mendapatkan poin.
Kami di Rumah Inggris Course memahami bahwa menguasai trik ini butuh latihan konsisten dan bimbingan yang tepat. Metode pembelajaran kami dirancang khusus untuk membedah logika soal seperti ini agar skor 550 bahkan 600 bukan lagi sekadar angan-angan.
Kesimpulan
Mengerjakan soal Written Expression TOEFL bukan tentang seberapa banyak kosakata sulit yang Anda hafal. Kuncinya terletak pada kemampuan mengenali pola gramatikal yang janggal secara visual. Anda harus melatih mata untuk memindai subjek, kata kerja, kesejajaran bentuk kata, dan kesesuaian jenis kata dalam hitungan detik. Hindari kebiasaan menerjemahkan kata per kata karena itu hanya akan menjebak Anda pada pemahaman makna yang tidak relevan dengan struktur kalimat.
Fokuslah pada pola-pola pasti seperti Subject-Verb Agreement, Parallel Structure, dan Word Form. Dengan latihan yang rutin, insting Anda akan terbentuk untuk langsung melihat “cacat” dalam sebuah kalimat bahkan sebelum Anda selesai membacanya. Ingatlah bahwa setiap detik sangat berharga dalam tes TOEFL, jadi gunakan strategi ini untuk menghemat waktu dan meningkatkan akurasi jawaban Anda secara signifikan.
